SHARE

Liputan6.com, Jakarta – Tak pernah terbersit di benak Rusli Habibie, jika obrolannya dengan BJ Habibie beberapa waktu lalu, menjadi pesan terakhir Presiden ke-3 Republik Indonesia. Keponakan mantan Menteri Riset dan Teknologi itu mengatakan Habibie sempat berpesan dua hal kepadanya.

“Pesannya sederhana, kami diminta untuk selalu menjaga nama baik Habibie. Berusaha agar selalu bermanfaat bagi masyarakat Indonesia,” kata Rusli yang menjabat sebagai Gubernur Gorontalo itu.

Setelah mengetahui bahwa pesan itu merupakan pesan terakhir kepadanya, Rusli menyikapi dengan berusaha sabar dan ikhlas.

“Tentu kami sangat merasa kehilangan,” kata keponakan BJ Habibie tersebut.

Rusli mengatakan, dalam pertemuan terakhirnya dengan BJ Habibie, terlontar keinginan meresmikan patung Habibie yang berada di Gorontalo. Patung itu berdiri tegak di depan gerbang bandara Djalaludin Gorontalo. Sosok BJ Habibie seakan menyambut siapapun tamu yang datang ke Gorontalo melalui bandara Djalaludin.

“Dalam obrolan saat petemuan terakhir, beliau mengatakan berkeinginan untuk meresmikan patung yang baru saja dibangun. Rupanya Allah lebih sayang beliau,” kata Rusli Habibie.

2 dari 3 halaman

Minta Doa

Anggota Paspampres mengangkat peti jenazah Presiden RI ke-3 BJ Habibie saat tiba di rumah duka Patra Kuningan Jakarta, Rabu (11/9/2019). Peti jenazah BJ Habibie diselimuti bendera Merah Putih dan disemayamkan di rumah duka sebelum dimakamkan di TMP Kalibata. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Mewakili keluarga besar Habibie, Rusli Habibie memohon agar mengikhlaskan kepergian putra Gorontalo tersebut. Masyarakat diminta untuk berdoa kepergian Presiden RI ke 3 itu. 

“Saya memohon agar seluruh masyarakat mendoakan alamrhum bapak BJ Habibie dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran,” tutur Rusli.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: 

Baca Disini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here