SHARE

Jakarta – Sebanyak 200 warga negara Indonesia (WNI) di Hanoi, Vietnam menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu 2019. Jumlah itu merupakan 76 persen pemilih dari 300 WNI yang terdaftar baik di DPTLN TPS maupun DPTLN Pos.

Pencoblosan berlangsung di KBRI Hanoi, Minggu (14/4/2019). Sebanyak 265 WNI terdaftar dalam DPTLN TPS dan 35 orang di DPTLN Pos. Sementara jumlah pemilih yang datang ke TPS sebanyak 200 orang dan yang telah mengembalikan surat suara melalui pos sebanyak 28 pemilih.


Dengan demikian angka partisipasi WNI dalam Pemilu 2019 di Hanoi, baik melalui TPS dan Pos sampai dengan Minggu (14/04) tercatat sekitar 76 persen.

Duta Besar RI Hanoi Ibnu Hadi seusai memberikan hak suaranya menyampaikan apresiasi kepada pemilih yang telah sadar pemilu.

“Indonesia adalah negara demokrasi terbesar ketiga di dunia dan dalam kaitan ini saya mendorong warga negara Indonesia dimana pun, termasuk di Hanoi, untuk tidak menyia-nyiakan hak pilihnya dalam pemilu yang merupakan bagian dari hak asasi dalam bidang politik” ujar Ibnu, dalam keterangan tertulisnya, Minggu (14/4/2019).

Antusiasme memeriahkan pesta demokrasi 5 tahunan di antaranya terlihat dari 17 WNI yang berangkat dari kediamannya sejak pukul 03.00 pagi dan menempuh perjalanan darat selama 7 jam untuk dapat menuju TPS di KBRI Hanoi. Ketujuh belas WNI tersebut bekerja sebagai tenaga profesional di pabrik garmen di Propinsi Nghe An (sekitar 330 kilometer dari kota Hanoi).

Selain itu juga ada dua mahasiswa Indonesia yang tengah menempuh studi di Thai Nguyen University of Agriculture and Forestry yang menempuh perjalanan sejauh 80 kilometer dengan motor menuju KBRI Hanoi. Sebagai informasi, wilayah kerja Panitia Pemilihan Luar Negeri Hanoi cukup luas yang mencakup 40 dari 63 propinsi di Vietnam.

Pesta demokrasi di Hanoi tidak hanya memberikan kesempatan bagi WNI untuk menggunakan hak pilihnya tetapi juga sebagai ajang melepas rindu kepada tanah air dan mempererat tali silaturahmi dengan sesama WNI di Hanoi. Setelah selesai mencoblos, WNI dapat mengobati rindu terhadap makanan Indonesia dengan menikmati kuliner khas Indonesia seperti Mie Bakso, Siomay, Pempek dan Es Teler serta aneka makanan ringan mulai dari pisang goreng sampai tahu isi secara gratis.

Untuk semakin memeriahkan suasana, PPLN Hanoi juga menyediakan photo booth bagi WNI yang ingin mengabadikan dan membagikan moment bangga mengikuti Pemilu di luar negeri. Ketua PPLN Hanoi Gatot K Soeradji berharap foto yang dibagikan oleh para WNI di media sosial mereka dapat memberi motivasi dan mendorong para pemilih di Indonesia untuk datang ke TPS pada tanggal 17 April 2019.

“Apapun pilihannya, persatuan dan kesatuan antar masyarakat Indonesia di Hanoi harus tetap terjaga” kata Gatot.

Sampai dengan penutupan TPS pada pukul 18.00,
(idn/yld)

Baca Disini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here