SHARE

Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta pemilik mobil mewah untuk segera membayar pajak kendaraannya. Anies mengatakan harusnya pemilik mobil mewah malu karena tidak membayar pajak kendaraan.

“Jadi saya mengimbau kepada semuanya dan bagi yang sekarang ini belum bayar segera bayar. Kita umumkan kemarin hari Jumat supaya Senin bisa segera bayar, malu kalau mobilnya mewah tapi nggak bayar pajak,” kata Anies di Wisma Siti Mariam, Kedoya, Jakarta Barat, Minggu (14/1/2018).

Anies mengatakan pihaknya akan terus mencari pemilik kendaraan mewah yang tidak membayar pajak. Selain itu, Anies juga menemukan adanya nama surat pemilik kendaraan yang sudah tidak lagi memiliki kendaraan tersebut. Banyak mobil yang sudah ganti pemilik namun belum dibalik nama oleh pembelinya.

“Jadi rupanya banyak mobil yang sudah dijual tapi tidak dibalik nama. Lalu mereka sudah lapor ke BPRD, lapor juga ke Polda sehingga itu juga diblok agar mereka tidak bisa lagi menggunakan nama pemilik lama, tapi harus menggunakan nama pemilik baru,” ujarnya.

“Karena tagihannya datang ke nama yang ada di dalam dokumen. Jadi bagi sisi pemerintah transaksi itu belum selesai kalau belum ada balik nama. Selama belum ada balik nama pemerintah tahunya itu pemilik sebelumnya,” imbuhnya.

Sebelumnya Anies mengingatkan bagi para penjual mobil untuk meminta pembeli mobil segera mengganti nama kepemilikan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) atau kerap disebut balik nama. Sebab, jika tak mengganti nama BPKB, beban pajak akan ditujukan sesuai nama yang tertera di BPKB.

“Bagi individu-individu yang merasa tidak di tangannya tapi masih tetap atas namanya. Ini adalah pelajaran, jangan pernah melepas mobil kepemilikannya tapi namanya tidak berganti. Kenapa, karena banyak yang tidak mau balik nama karena menghindar pajak,” kata Anies, di Jakarta Internasional Expo (JIExpo), Jakarta Pusat, Sabtu (13/1).
(nvl/fjp)

Baca Disini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here