SHARE

Jambi – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jambi menyiapkan pemungutan suara ulang (PSU) di 3 TPS di Desa Koto Padang, Sitinjau Laut, Kota Sungai Penuh, Jambi. PSU dilakukan terkait kejadian pembakaran 15 kotak suara di 3 TPS itu.

“Iya akan kita lakukan PSU pada tanggal 27 April 2019. Ada 3 TPS di sana yang akan di lakukan pemilihan suara ulang yaitu TPS 1, 2 dan 3 di Desa Koto Padang, Sungai Penuh,” kata Komisioner KPU Provinsi Jambi, Sanusi kepada detikcom, Senin (22/4/2019).


PSU digelar oleh KPU Jambi setelah surat suara di TPS itu dibakar oleh sekelompok orang. Atas kejadian pembakaran kotak surat suara itu, polisi berhasil mengamankan 3 orang tersangka yaitu Panwascam, caleg PDIP Kota Sungai Penuh dan satu orang PNS yang masih berstatus saksi.

Bawaslu Jambi juga sudah menyurati Bawaslu Kota Sungai Penuh untuk meminta KPUD Sungah Penuh menggelar pencoblosan ulang secepatnya. Terkait kejadian pembakaran kotak suara, Bawaslu menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian.

“Kita sudah menyurati Bawaslu Kota Sungai Penuh agar segera meminta KPUD disana melakukan pemilihan suara ulang. Dan untuk pelaku yang sudah ditangkap oleh kepolisian harus dapat bertanggungjawab atas perbuatannya karena pembakaran itu masuk dalam ranah pidana umum,” ujar Ketua Bawaslu Jambi, Asnawi saat dihubungi detikcom.

Diketahui, ketiga orang yang diduga pelaku pembakaran kotak suara di 3 TPS di Kota Sungai Penuh yang diamankan itu ialah R (31) yang merupakan Panwascam Desa Tanjung Karang, Sungai Penuh, lalu KS (53) caleg PDIP Koto Padang, Kecamatan Tanah Kampung, Kerinci kemudian ER (55) yang berprofesi sebagai PNS yang saat ini masih sebagai saksi.

“Iya benar (status pekerjaannya), 1 masih sebagai saksi (PNS-Red). Ini kita masih dalam perjalanan dari Kerinci ke Polda Jambi,” kata Direktur Kriminal Umum Polda Jambi, AKBP Edi Faryadi saat dihubungi detikcom, secara terpisah.

(knv/knv)

Baca Disini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here