SHARE

Rote Ndao – Yerdi Sooai (31) dulunya adalah seorang tukang ojek di Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur. Namun, sejak membuka usaha fotocopy, ia sukses mengangkat perekonomiannya bahkan bisa mengembangkan usaha. Seperti apa ceritanya?

Yerdi menjadi tukang ojek pada 2012 lalu. Dari pekerjaannya ini ia bisa menghasilkan Rp 50 ribu per hari. Tetapi, lama kelamaan ia merasa hasilnya itu tak cukup untuk menopang kebutuhan yang semakin besar. Akhirnya pada 2017 ia berhenti meninggalkan profesinya tersebut. Pada 2018 ia pun mantap membuka usaha fotocopy.

“Modal awalnya dari pinjaman dana KUR mikro Bank BRI. Pinjaman yang diajukan Rp 25 juta untuk pengadaan 1 unit (mesin fotocopy),” ujarnya saat berbincang dengan detikFinance beberapa waktu lalu.


Dari satu unit mesin fotocopy yang dia dapat dari kredit bank, Yerdi bisa menambah 2 mesin lainnya untuk menopang kinerja sehari-harinya. Jika ramai, Yerdi bisa melayani 30 sampai 40 pelanggan per hari.
Untuk jasa fotocopy, Yerdi mematok harga Rp 200 per lembar. Sedangkan fotocopy bolak-balik dihargai Rp 500.

Mantan tukang ojek ini pun kini bisa mendapatkan hasil manis dari usaha fotocopy-nya. Dalam sehari ia bisa mendapat omzet hingga Rp 400 ribu.

“Waktu saya masih ojek pendapatan dalam sehari itu kurang lebih Rp 50 ribu. Kalau fotocopy sekarang dalam sehari itu kurang lebih Rp 400 ribu,” terangnya.

Bahkan dari usahanya itu, Yerdi bisa membeli 2 unit mobil pick up. Mobil tersebut ia gunakan sebagai angkutan sewa dengan tarif Rp 400 ribu sampai Rp 500 ribu.

“Sebulan dari sewa pick up ini kurang lebih bisa Rp 5 juta,” ungkapnya.

Meski sudah sukses dengan usahanya kini, Yerdi tak cepat puas. Ia bahkan berharap bisa meminjam modal kembali untuk usaha rental tenda pick up.

“Kalau dipercayakan lagi nanti mau penambahan itu kalau mau saya paling kurang lebih Rp 100 juta sampai Rp 200 juta karena mau buka usaha lain selain fotocopy ini,” pungkasnya.

detikcom bersama Bank BRI mengadakan program Tapal Batas yang mengulas mengenai perkembangan infrastruktur, ekonomi, hingga wisata di beberapa wilayah terdepan. Untuk mengetahui informasi dari program ini ikuti terus berita tentang Tapal Batas di tapalbatas.detik.com!

Simak Video “Antusiasme Masyarakat Rote Ndao Terhadap Program Keluarga Harapan
[Gambas:Video 20detik]
(prf/hns)

Baca Disini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here