SHARE

Tepi Barat – Setidaknya 176 warga Palestina terluka saat bentrokan dengan para tentara Israel, yang terjadi saat aksi demo menentang pengakuan Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengenai Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Pada Jumat (12/1) waktu setempat, ratusan warga Palestina bentrok dengan para tentara Israel di wilayah Jalur Gaza dan Tepi Barat.

Seperti diberitakan media Iran, Press TV, Sabtu (13/1/2018), dalam aksi demo yang berujung bentrokan di Gaza, ratusan warga Palestina mendekati pagar perbatasan dan melemparkan batu-batu ke para tentara Israel. Para tentara Israel kemudian merespons dengan menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa demonstran.

Sedangkan di wilayah Tepi Barat, sejumlah demonstran melemparkan batu-batu dan membakar ban saat berunjuk rasa memprotes keputusan Trump soal Yerusalem. Tentara-tentara Israel juga menembakkan gas air mata dan melemparkan granat setrum.

Kementerian Kesehatan Palestina menyatakan, total 176 demonstran Palestina terluka dalam bentrokan di Jalur Gaza dan Tepi Barat tersebut.

Sebelumnya pada 6 Desember 2017, Trump mengumumkan keputusannya untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Trump juga menyampaikan rencana pemindahan Kedutaan Besar AS di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Keputusan Trump itu memicu kemarahan di berbagai negara muslim dan Arab dan keprihatinan di kalangan sekutu-sekutu Eropa serta Rusia. Majelis Umum PBB bahkan mengeluarkan resolusi yang mengecam keputusan Trump itu dan menyerukannya untuk mencabut keputusannya.
(ita/ita)

Baca Disini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here