SHARE

Jakarta

Tersangka penyuap Bupati Subang, Miftahudin ditahan KPK. Dia mengaku tidak mendapat apa-apa dari proyek yang dikerjakannya, yaitu izin pembuatan pabrik di Subang.

Miftah yang sudah menggunakan rompi oranye tahanan KPK ini menyebut luas lahan proyek itu adalah 180 hektar. Namun, dia mengatakan tidak terkait dengan pembebasan lahan. Tugasnya hanya terkait perizinan.

“Proyeknya bukan saya yang mengerjakan. Saya hanya dimintai tolong untuk menyelesaikan masalah perizinan yang sudah terkatung-katung 3 tahun,” kata dia lagi.

Saat ditanya soal pembagian komisi ke Bupati Subang Imas Aryumningsih, dia mengaku tidak berhubungan langsung dengan Imas. “Bukan (dengan bupati). Saya dengan yang namanya saudara Darta,” ucap dia lagi.

Miftah kemudian dibawa dengan mobil tahanan menuju rutan. Dia akan ditahan selama 20 hari pertama.

Bupati Subang Imas Aryumningsih bersama 2 orang yaitu Data (swasta) dan Asep Santika (Kabid Perizinan Pemkab Subang) diduga menerima uang dari Miftahhudin (swasta/PT ASP). Uang suap yang diterima Imas untuk memberikan izin pembuatan pabrik di Subang diduga senilai Rp 1,4 miliar.


KPK menduga adanya commitment fee awal antara pemberi dengan perantara Rp 4,5 miliar, sedangkan commitment fee antara bupati ke perantara adalah Rp 1,5 miliar.

(aud/nvl)

Baca Disini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here