SHARE

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup negatif siang ini. IHSG menutup sesi I dengan turun 5,2 poin (0,08%) ke level 6.489,42.

Sementara nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah siang ini naik ke level Rp 14.055.

Pada perdagangan pre opening, IHSG naik 27,14 poin (0,4%) ke 6.521,808. Indeks LQ45 juga bertambah 0,743 poin (0,07%) ke 1.018,556.


Membuka perdagangan, Rabu (20/2/2019), IHSG melanjutkan penguatan 42 poin (0,65%) ke level 6.536. Indeks LQ45 bertambah 1,542 poin (0,15%) ke 1.019,363.

Pada pukul 09.05 waktu JATS, IHSG melanjutkan penguatan dengan kenaikan 56,6 poin (0,87%) ke level 6.551,27. Sedangkan indeks LQ45 naik 3,060 poin (0,40%) ke 1.021,791.

Menutup sesi I, IHSG turun 5,2 poin (0,08%) ke level 6.489,42. Sedangkan indeks LQ45 turun 0,42 poin (0,04%) ke 1.013,533.

Perdagangan saham ditransaksikan 284.587 kali dengan nilai Rp 5 triliun. Sebanyak 196 saham menguat, 176 saham turun dan 123 saham tak berubah.

Pelemahan IHSG diwarnai menurunnya enam sektor saham. Pelemahan dipimpin oleh sektor infrastruktur disusul industri campuran dan barang konsumsi.

Bursa Amerika Serikat ditutup menguat. Dow Jones ditutup 25,883.25 (+1.74%), NASDAQ ditutup 7,472.41 (+0.61%), S&P 500 ditutup 2,775.60 (+1.09%).

Bursa Amerika Serikat ditutup menguat setelah presiden Amerika Serikat Donald Trump mengisyaratkan kemungkinan memperpanjang tenggat waktu perundingan perdagangannya dengan China pada 1 Maret mendatang. Selain itu, bursa Amerika Serikat juga terdorong oleh kuatnya kinerja keuangan peritel terbesar di dunia yakni Walmart.

Perdagangan bursa saham Asia bergerak mayoritas positif siang ini. Berikut pergerakannya:Indeks Nikkei 225 naik 0,4% ke 21.387,31

  • Indeks Hang Seng bertambah 0,73% ke 28.433,63
  • Indeks Komposit Shanghai turun 0,35% ke 2.746,09
  • Indeks Strait Times naik 0,45% ke 3.274,46

Saham-saham yang masuk jajaran top gainers antara lain Indocement (INTP) naik Rp 1.125 ke Rp 19.125, Unilever Indonesia (UNVR) naik Rp 700 ke Rp 50.000, Bank Central Asia (BBCA) naik Rp 550 ke Rp 27.450, dan Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 500 ke Rp 21.900.

Sementara saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya ialah Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.850 ke Rp 83.150, Alkindo Naratama (ALDO) turun Rp 605 ke Rp 1.950, Maskapai Reasuransi (MREI) turun Rp 250 ke Rp 6.100.

(eds/eds)

Baca Disini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here