SHARE

Liputan6.com, Jakarta Mohamed Salah mengalami benturan yang cukup keras saat Liverpool berhadapan dengan Newcastle United, akhir pekan lalu. Kondisi ini membuat pemain asal Mesir itu terancam absen saat Liverpool bertemu Barcelona pada leg kedua semifinal Liga Champions 2018/19. 

Salah bertabrakan dengan kiper Newcastle United, Martin Dubravka. Benturan yang cukup keras membuat Salah terkapar dan terpaksa ditarik setelah mendapat perawatan di pinggir lapangan. Menurut Dubravka, dia mengira Salah sempat tidak sadar untuk beberapa saat. 

Dubravka khawatir karena Salah tidak merspons pertanyaan Fabian Schar. Bek Newcastle itu sempat menanyakan apakah Salah dalam kondisi baik-baik saja. “Saya tidak tahu apakah dia sempat tidak sadar untuk lima sampai enam detik,” kata Dubravka dilansir Metro.

“Fabian menanyakan apakah dia baik-baik saja dan dia tidak menjawabnya, saat itu kami sedikit khawatir dengan kondisinya,” beber penjaga gawang asal Slowakia tersebut. 

Setelah semenit berlalu, Salah akhirnya memberi respons. Dubravka juga menyesalkan insiden yang menimpa Salah. “Tapi saat itu saya tengah fokus pada bola,” katanya.

Dia juga membantah telah sengaja memukul. Menurut Dubravka, kemungkinan Salah sempat membentur pinggulnya saat tabrakan terjadi. “Saya juga tidak yakin apakah itu dengan saya atau yang lainnya. Meski demikian saya tetap minta maaf. Saya tidak pernah bermaksud melukainya. Saya bukan tipe pemain seperti itu,” beber Durbavka. 

Akibat benturan tersebut, Salah tidak dapat melanjutkan pertandingan. Setelah mendapat perawatan dari tim medis, Salah ditarik dan posisinya digantikan oleh D Origi. Sebelum ditarik ke luar, Salah sempat menyumbang 1 gol bagi Liverpool yang akhirnya menang 3-2.

Baca Disini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here