SHARE

JakartaBupati Bengkulu Selatan Dirwan Mahmud terseret kasus suap 5 proyek di kabupatennya. Dirman diduga meminta komisi 15 persen dari proyek tersebut.

Selain Dirwan, istrinya Hendrati dan keponakannya, Nursilawati, ikut terseret dalam kasus ini. Mereka berperan sebagai ‘jalan’ Dirwan menerima suap dari seorang kontraktor, Juhari.

“Empat tersangka tersebut diduga memberi dan menerima suap sebagai bagian dari commitment fee 15 persen dari 5 proyek di Bengkulu Selatan,” ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah pada Kamis (17/5/2018).

Lima proyek yang dimaksud antara lain:
– Proyek normalisasi/pengerasan Telago Dalam menuju Cinto Mandi
– Proyek peningkatan jalan Desa Tanggo Raso (arah jembatan dua) Kecamatan Pino Raya
– Proyek jalan Rabat Beton Desa Napal melintang Kecamatan Pino Raya
– Proyek jalan Rebat Beton Desa Pasar Pino (Padang Lakaran) Kecamatan Pino Raya
– Proyek rehab Jembatan Gantung Desa Telaga Dalam Kecamatan Pino Raya

Nilai total pengerjaan proyek tersebut adalah Rp 750 juta dengan commitment fee Rp 112.500.000. Diduga, praktik rasuah Dirwan sudah dilakukan sejak tahun lalu. KPK mendalami hal ini.

“Informasi yang kami terima dari masyarakat ini sudah dilakukan mulai tahun 2017, 15 persen ini. Walaupun dalam waktu 4 hari ini dengan mudah kami dapatkan, harapan kami nanti ini akan dikembangkan, sudah barang tentu harus berdasarkan bukti-bukti yang ada,” kata Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, pada Rabu 16 Mei 2018.
(nif/aan)

Baca Disini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here