SHARE

Ernest Prakasa mengingat, terakhir menggelar tur stand up comedy dua tahun lalu. Setelah itu, ia sibuk mengerjakan proyek layar lebar. Ayah dua anak ini menyebut, menggarap produksi layar lebar butuh konsentrasi mengingat film kerja kolektif dan merupakan proyek jangka panjang.

Apalagi, dalam film-filmnya Ernest Prakasa selalu merangkap jabatan sebagai penulis naskah, pemain, sekaligus sutradara.

“Saya ingat betul dua tahun lalu bikin tur stand up comedy ke sejumlah kota di Tanah Air, mengerjakan film The Underdogs kemudian syuting Susah Sinyal di Nusa Tenggara Timur. Lelahnya luar biasa. Untuk tahun ini saya sudah enggak sanggup lagi. Lebih baik saya fokus pada Ghost Writer untuk semester pertama dan Imperfect saja untuk semester kedua,” pungkas Ernest Prakasa. (Wayan Diananto)

Baca Disini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here