SHARE

Blitar – Istri Ketua Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Jawa Timur, Abu Umar, bersama istri sirinya dicokok Detasemen Khusus 88 Antiteror di Malang. Sang istri resmi bersaksi soal suaminya itu.

Abu Umar yang bernama asli Syamsul Arifin (35) ini bertempat tinggal di Blitar, tepatnya di Dusun Jatinom, Kanigoro, Kabupaten Blitar. Istri sah di Blitar bernama Insiah, sedangkan istri sirinya di Malang bernama Wahyu Mega Wijayanti (40).

Insiah bahkan mengaku tidak tahu bahwa suaminya punya istri siri. “Ndak tahu saya. Silakan tanyakan sendiri kalau orangnya ada,” kata Insiah di rumahnya, di Blitar, Jawa Timur, Kamis (16/5/2018).

Insiah hanya tahu suaminya itu berjualan buku dan sering ke Malang, Jombang, dan Surabaya. Dia tak tahu kalau suaminya itu punya istri selain dirinya di Malang.

“Dia kan jualan majalah dan buku-buku. Jadi ke mana-mana itu untuk kulakan buku,” kata dia.

Bahkan saat ditanya apakah suaminya pernah meminta izin untuk menikah lagi, sorot mata ibu dua anak ini langsung menatap tajam.

Dia juga tidak tahu soal Wahyu Mega Wijayanti. “Saya tidak tahu apa-apa. Toh belum ada keterangan resminya kan,” pungkasnya sambil berlalu dan menutup pintu rumahnya.

Abu Umar dan Wahyu Mega Wijayanti dicokok Densus 88 di Perumahan Banjararum, Singosari, Kabupaten Malang, pada Selasa (15/5) kemarin. Mereka baru dua bulan mengontrak rumah itu.

Soal status Wahyu Mega Wijayanti yang merupakan istri siri Abu Umar, hal ini disimpulkan olehKetua RT 3 RW 2 Kelurahan Jatinom, Blitar, Sutikno. Dia menunjukkan kartu keluarga Abu Umar, di situ tercantum nama istri dan dua anak laki-lakinya. Nama istri yang tercantum di situ adalah Insiah.
(dnu/dnu)

Baca Disini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here