SHARE

Dalam kunjungannya ke Kantor Pusat PT MRT Jakarta pada Kamis (25-4-2019) lalu, Ketua Dewan Pertimbangan Presiden, Prof. Sri Adiningsih, menyampaikan apresiasinya kepada MRT Jakarta. “Kehadiran moda raya terpadu (MRT) dan juga konsep yang dikembangkan sangat luar biasa, bukan hanya masalah transportasi saja yang diusung namun juga bagaimana mengubah gaya hidup kita, termasuk berdampak peningkatan ekonomi dan bisnis kehidupan masyarakat di Jakarta dan sekitarnya,” ungkap ia.

Rombongan diterima langsung oleh Direktur Utama PT MRT Jakarta, William Sabandar, dan Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan PT MRT Jakarta, Muhamad Kamaluddin. Dalam kunjungan yang berjalan penuh keakraban tersebut, William Sabandar berkesempatan memaparkan pembangunan MRT Jakarta fase I dan sejumlah rencana pembangunan di masa depan.

William menyampaikan mandat PT MRT Jakarta. “Kami diminta untuk membangun infrastruktur sarana dan prasarana, mengoperasikan, serta mengembangkan bisnis, karena kalau hanya dari pemasukan tiket tidak akan sustain, sehingga akan ada pengembangan railway dengan pengelolaan kawasan sekitar stasiun,” ungkap ia. “Saat ini kami sudah membangun 16 kilometer dari Lebak Buluh hingga Bundaran HI dengan 13 stasiun yang terdiri dari enam stasiun bawah tanah dan tujuh stasiun layang. Sekarang baru delapan rangkaian dengan selang waktu keberangkatan antar-rangkaian kereta 10 menit. Bulan depan kita akan operasikan 14 rangkaian kereta dengan headway lima menit,” ucap William. Ke depannya, lanjut ia, MRT Jakarta akan membangun hingga kawasan Kota. Ia pun menunjukkan sejumlah foto proses pembangunan fase I.

Terkait fase operasi, William juga memaparkan bagaimana integrasi antarmoda dan pengembangan kawasan berorientasi transit di masa depan. “Kawasan Dukuh Atas misalnya di sana ada pertemuan beberapa moda transportasi seperti kereta commuterline, bus transjakarta, kereta bandara. Sekarang sudah terintegrasi. Akses pejalan kaki di Terowongan Jalan Kendal juga sudah dibangun dan ada atraksi musik di akhir pekan,” tutur William. “Kita juga bicara dengan ojek daring terkait pengaturan di setiap stasiun,” ujar ia. Ia juga menyampaikan jumlah rata-rata pengguna MRT per hari saat ini yang mencapai 82 ribu orang.

Sebelum mengakhiri kunjungannya, Prof. Sri Adiningsih menyampaikan harapannya akan hadirnya MRT di Jakarta. “Saya juga melihat antusiasme masyarakat yang tinggi sehingga target (ridership) terlampaui. Saya berharap MRT Jakarta makin dicintai masyarakat, bukan hanya Jakarta namun juga Indonesia. Dan saya juga berharap agar MRT Jakarta bisa memberikan pelayanan terbaik. Saya yakin benar akan bisa membuat masyarakat Jakarta dan sekitarnya berubah dari pemakai kendaraan pribadi menjadi pengguna kendaraan umum yang terntegrasi dengan MRT Jakarta,” pungkas ia. [NAS]

Baca Disini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here