SHARE

Jakarta – KPK kembali memanggil seorang pejabat struktural dari Partai Golkar terkait kasus Badan Keamanan Laut (Bakamla). Dia adalah Wakil Ketua Perekonomian DPD Partai Golkar Sugandhi Bakrie.

Selain Sugandhi, KPK juga memanggil saksi dari DPR yaitu Yanti selaku Bagian Tata Usaha Tenaga Ahli di Sekretariat DPR. Ada pula PNS Bappenas Rizky, serta Ali Fahmi alias Fahmi Habsyi.

“Keempat saksi dipanggil untuk diperiksa sebagai saksi tersangka FA (Fayakhun Andriadi),” ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Rabu (16/5/2018).


Sebelumnya, KPK telah memeriksa sejumlah saksi dari Partai Golkar DKI antara lain Wakil Korbid Kajian Strategis dan Intelijen Yorrys Raweyai, Sekretaris DPD Partai Golkar DKI Basri Baco, serta Ketua DPD Golkar Jakarta Utara Olsu Babay.

Dalam pengakuan Yorrys, dia dikonfirmasi KPK soal pemberian uang Rp 1 miliar dari Fayakhun. Berdasarkan pengakuan Fayakhun ke penyidik, selain Yorrys, ada sejumlah nama lain yang juga disebut menerima uang, seperti Idrus Marham dan Kahar Muzakkir.

Pemberian uang itu disebutnya untuk keperluan pemilihan Fayakhun sebagai Ketua DPD DKI pada 2016. Namun, pengakuan itu dibantah Yorrys.

Dalam perkara ini, Fayakhun diduga menerima fee 1 persen dari total anggaran Bakamla senilai Rp 1,2 triliun atau senilai Rp 12 miliar. Selain itu, dia diduga menerima USD 300 ribu. KPK menduga pemberian suap terkait kewenangan Fayakhun sebagai anggota DPR dalam proses pembahasan dan pengesahan RKA-K/L dalam APBN-P tahun anggaran 2016 yang akan diberikan kepada Bakamla.
(nif/dhn)

Baca Disini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here