SHARE

Liputan6.com, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita tiga kendaraan roda empat dalam kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang dilakukan Bupati nonaktif Mojokerto Mustafa Kamal Pasa.

“Hari ini dilakukan penyitaan terhadap tiga unit mobil, yaitu dua unit mobil HR-V dan satu unit Nissan March,” ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (26/3/2019).

Febri mengatakan, ketiga mobil tersebut akan ditelisik proses pembeliannya termasuk asal muasal uang yang digunakan untuk membeli mobil-mobil tersebut.

“Jadi tiga unit mobil ini nanti disita sebagai salah satu barang bukti dalam kasus tindak pidana pencucian uang dengan tersangka Bupati Mojokerto,” kata Febri.

KPK kembali menetapkan Bupati nonaktif Mojokerto Mustofa Kamal Pasa (MKP) sebagai tersangka. Kali ini Mustofa diduga melakukan tindak pidana pencucian uang (TPPU) atas harta kekayaan yang dihasilkan dari tindak pidana korupsi.

Sebelumnya, Mustofa sudah dijerat sebagai tersangka suap terkait pembangunan menara telekomunikasi dan penerimaan gratifikasi hingga Rp 34 miliar. Dari hasil gratifikasi tersebut yang diduga disamarkan oleh Mustofa.

“KPK menemukan dugaan tindak pidana pencucian uang atas harta kekayaan yang diketahui hasil dari tindak pidana korupsi dengan tujuan menyamarkan asal usul harta kekayaan yang dilakukan tersangka MKP,” ujar Febri. 

Baca Disini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here