SHARE

Pemerintah Finlandia datang ke Pemda DIY pada Rabu (7/3/2018) untuk menawarkan kerja sama di bidang energi dan pendidikan. Namun, Gubernur DIY Sultan HB X justru menginginkan kerja sama dilakukan di bidang teknologi industri menengah ke bawah, yaitu kopi merapi dan water treatment.

Sumijo petani kopi Merapi Sleman mengaku senang dengan keinginan Sultan agar bisa dilirik pasar luar negeri seperti dari Finladia. Sebab, Finlandia termasuk negara dengan konsumsi kopi yang cukup tinggi.

“Semoga ke depan bisa terjalin kerja sama yang baik dengan Finlandia,” katanya Senin (2/3/2018).

Sebagai petani kopi Merapi tentu merasa senang dengan rencana pemerintah daerah DIY mengangkat kopi Merapi. Sebab, hal ini yang ditunggu para petani kopi agar jerih payahnya terbayarkan dalam budidaya tanaman kopi di lokasi gunung Merapi ini.

“Kebetulan Dubes untuk Finlandia juga komit untuk promosikan kopi merapi,” katanya.

Ia berharap langkah dari pemda DIY juga diikuti pemerintahan di tingkat bawahnya yaitu di Pemkab Sleman. Agar petani kopi dapat menikmati sisi ekonomi dari tanaman kopi. Ia mengaku jika kerja sama itu terjadi, maka ini menjadi kerja sama pertama petani kopi dengan pihak luar negeri.

 

 

Pertama Kalinya, Finlandia akan Dukung Promosikan Kopi Asli Merapi

Sumijo petani kopi Merapi Sleman mengaku senang dengan keinginan Sultan agar bisa dilirik pasar luar negeri seperti dari Finladia.

“Iya ini yang pertama (jika terjadi),” katanya.

Diketahui, Sultan HB X melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda DIY Budi Wibowo saat kunjungan pemerintah Finlandia itu mengatakan, Pemda DIY menawarkan ekspor kopi Merapi kepada Pemerintah Finlandia karena konsumsi kopi mereka mencapai 12 kilogram kopi perkapita setiap tahunnya.

“Pada Januari 2019, Pak Gubernur akan ke sana untuk promosi produk lokal,” katanya.

 

Pertama Kalinya, Finlandia akan Dukung Promosikan Kopi Asli Merapi

Jika Anda berkesempatan minum kopi di kafe di Austria, maka jangan kaget ketika kopi akan datang bersama air putih. (iStockphoto)

Rombongan Finlandia akan kembali berkunjung ke DIY pada 23 April mendatang. Harapannya, kerja sama apa yang bisa dilakukan sudah dapat dilaksanakan.

“Sebanyak 98,4 persen industri di DIY itu kan UMKM yang itu butuh teknologi tepat guna. Pak Gubernur berharap mereka bisa mendukung UMKM,” ujarnya.

Tidak hanya sudah dapat ditentukan kerja sama apa saja yang akan dilakukan pada bulan depan rencananya juga akan digelar “Nordic Show” di Yogyakarta. 

Baca Disini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here