SHARE

Jakarta – Air Mancur Menari di Monas telah diresmikan oleh Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat. Pertunjukan ‘tarian’ air mancur ini ditampilkan setiap akhir pekan.

Peresmian Air Mancur Menari ditandai dengan ditekannya tombol oleh Djarot. Saat tombol ditekan, lantunan instrumental Tanah Airku karya Saridjah Niung alias Ibu Sud bersamaan dengan air mancur berhias lampu langsung ‘menari’.

Pementasan semacam ini bisa dinikmati oleh siapapun yang datang ke Monas pada malam akhir pekan. Sambil duduk-duduk dan bersantai, pengunjung bisa menikmati alunan musik sentuhan musisi Addie MS.

“Akan dibuka untuk umum, dibuka pada Sabtu malam dan Minggu malam. Pertunjukan pukul 19.30 WIB, kedua pukul 20.30 WIB. Setiap kali show 20 sampai 30 menit. Rencana dua lagu jeda, dua lagu jeda,” ucap kepada TU Kantor Pengelola Kawasan Monas, Arista Nurbaya, kepada wartawan di Monas usai peresmian Air Mancur Menari, Sabtu (12/8/2017) malam.

Musik yang akan dimainkan adalah instrumen lagu-lagu daerah seperti Jali-jali. Semuanya telah mendapat izin, jadi tidak akan ada masalah hak cipta.

“Rencananya lagu yang dimainkan itu adalah lagu yang sudah diaransemen oleh Addie MS, yaitu lagu daerah. Copy Right dipegang PT Garuda Indonesia Persero dan kita sudah mendapat izin untuk menggunakan lagu di Monas,” kata Arista.

Arista menjelaskan, Air Mancur Menari merupakan revitalisasi dari Air Mancur Pesona yang dibuka pada tahun 2005. Air mancur itu kemudian berhenti pada 2009 dan terlantar.

Pertunjukan Air Mancur Menari Monas Setiap Sabtu dan Minggu MalamFoto: Air Mancur Menari Monas. (Arief Ikhsanudin/detikcom).

Selanjutnya, pemerintah melakukan renovasi terhadap air mancur ini. Ada beberapa tambahan agar Air Mancur Menari semakin elok ditonton.

“Yang perlu diganti lighting, beberapa pompa harus diganti, sound sistem. Untuk pembukaan hari ini mungkin bagus, tapi nanti selanjutnya tidak akan seheboh ini,” tutup Arista.
(aik/elz)

Baca Disini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here