SHARE

Liputan6.com, Jakarta – Kepolisian Daerah (Polda) Riau memastikan bahwa kabar yang menyebut adanya penyerangan terhadap Mapolsek Tampan di Jalan HR Soebrantas tidak benar alias hoax. Penyerangan hanya terjadi di Mapolda Riau pagi tadi.

“Tidak ada penyerangan (di Mapolsek Tampan),” ujar Kapolresta Pekanbaru Kombes Susanto, Rabu (16/5/2018).

Terkait beredarnya video seorang pria yang dipaksa tiarap dan diperiksa intesif di lapangan Mapolsek, Polda Riau membenarkannya. Pria itu memang sempat dicurigai karena membawa tas mencurigakan.

“Tapi setelah diperiksa, itu tidak ada,” kata Kapolresta Pekanbaru Kombes Susanto, Rabu siang.

Keterangan dari seorang warga, pria tak disebutkan identitasnya itu datang ke Mapolsek untuk mengurus surat keterangan kehilangan.

“Karena gelagatnya mencurikan, apalagi membawa tas besar, makanya diperiksa,” ucap warga bernama Fani.

Dibantah Kapolda

Polisi berjaga di sekitar Polda Riau usai aksi serangan.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Riau AKBP Sunarto juga memastikan tidak ada penyerangan di Mapolsek Tampan yang masuk jajaran Polresta Pekanbaru.

“Untuk Tampan tidak ada, hanya Mapolda,” ucap Sunarto.

 

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: 

 

Baca Disini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here