SHARE

Aceh

Polisi membakar ladang ganja di Aceh. Ladang ganja yang ditemukan luasnya 3 hektare.

Operasi ini dilakukan Bareksrim Polri, Polda Aceh, Polres Lhokseumawe, dan jajaran Polsek Sawang. Operasi dipimpin Kasubdit II Dittipidnarkoba Bareskrim Polri Kombes Jefriedi.

Sebanyak 60 personel gabungan meluncur ke lokasi dari Polres Lhokseumawe. Lokasi ladang berada sekitar 1,5 jam perjalanan dari pusat kota Lhokseumawe, tepatnya di Desa Sawang, Kecamatan Sawang, Aceh Utara.

Setelah melintasi kawasan hutan dengan dominasi tanaman kakao, pinang, dan sawit, akhirnya tim gabungan menemukan ladang ganja seluas 3 hektare.

Ladang tersebut tampak menghampar hijau di lereng bukit. Satu demi satu personel mancabut pohon ganja dan langsung membakarnya.

“Tim telah menemukan ladang ganja, ada sekitar 3 hektare. Sementara hasil yang ditanami baru kita hancurkan 1,5 hektare,” ujar Jefriedi.

Saat tim gabungan akan meninggalkan lokasi, tim menemukan setengah hektare ladang ganja yang berumur lebih muda. Tak hanya itu, racikan pupuk juga masih ditinggal pemiliknya di pinggir ladang.

“Sementara kita lihat tadi, pertama biasa, kalau kita datang itu mereka sudah ada pos tinjau, jadi sampai saat ini belum ditemukan penanam pohon ganja,” sambung Jefriedi.

Operasi pembakaran ladang ganja juga dilakukan di Desa Lemteuba, Kecamatan Seulemeum, Aceh Besar. Di desa ini, ditemukan ladang ganja seluas 3 hektare.

Operasi gabungan dipimpin oleh Wakil Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim, Kombes Krisno Halomon Siregar, dengan didampingi Diresnarkoba Polda Aceh, Kombes Agus Sarjito.



(fdn/fdn)

Baca Disini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here