SHARE

Jakarta – Calon anggota legislatif dari PPP berinisial EE ditangkap Polres Solok, Padang, Sumatera Barat, karena diduga mencabuli putri kandungnya yang saat ini berusia 18 tahun. DPP PPP bakal memecat EE jika bukti-bukti sudah nyata.

Sekjen DPP PPP Arsul Sani menegaskan pihaknya mendukung polisi memproses hukum EE karena dugaan mencabuli putri kandung. Arsul menegaskan, jika bukti-bukti mendukung, partai segera memecat EE.

“PPP mendukung penindakan hukum terhadap siapapun, terhadap caleg atau anggotanya yang diduga melakukan kejahatan amoral atau kesusilaan,” kata Arsul saat dikonfirmasi, Rabu (24/4/2019).


“PPP menyerahkannya kepada polisi untuk memprosesnya dan setelah bukti-bukti kuat dan nyata, yang bersangkutan akan kami pecat,” tegas Arsul.
Kapolres Solok Kota AKBP Donny Setiawan mengatakan EE ditangkap di kediamannya di Kota Solok, Sumatera Barat, Rabu (24/4). Tersangka juga sudah ditahan. Donny mengatakan EE dilaporkan sejak 12 April lalu. Namun baru ditangkap setelah pemilu usai.

Pada Pemilu 2019 ini, lanjut Donny, EE tercatat sebagai Caleg dari PPP untuk DPRD Kota Solok.

“Yang bersangkutan tercatat sebagai caleg dari PPP,” ujar Donny.

Tersangka dijerat dengan UU tentang Perlindungan anak dengan ancaman pidana paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dan denda paling banyak Rp 5 miliar.

“Ancaman hukuman itu masih bisa ditambah karena dilakukan tersangka yang merupakan orang tua kandungnya sendiri,” terang Donny.
(gbr/fjp)

Baca Disini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here