SHARE

Presiden RI, Joko Widodo direncanakan bakal menyaksikan partai persahabatan Tim Nasional (Timnas) Indonesia melawan Timnas Islandia pada Minggu (14/1/2018), di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta. Tidak hanya itu, pria yang karib dipanggil Jokowi tersebut juga akan meresmikan SUGBK usai cukup lama direnovasi.

Menariknya, kehadiran Jokowi ternyata tidak diketahui oleh pelatih timnas Islandia, Heimir Hallgrimsson. Itu sebabnya arsitek berusia 50 tahun itu berjanji bakal memberikan suguhan yang menarik kepada sang Presiden.

“Saya tidak tahu sama sekali tentang kehadirannya. Tapi, mudah-mudahan dia menikmati pertandingannya besok malam,” ujar Heimir.

Jokowi bakal tiba di SUGBK pada pukul 18:00 WIB atau 30 menit sebelum kick off. Diawali dengan Shalat Maghrib, Jokowi bakal membuka seremoni peresmian SUGBK.

Presiden berusia 56 tahun tersebut juga akan menyalami satu per satu pemain dari kedua kesebelasan. Setelah itu, lagu kebangsaan kedua negara bakal dikumandangkan.

 

 

 

Pertandingan melawan timnas Indonesia akan dimanfaatkan oleh Heimir Hallgrimsson sebagai ujian perdana sebelum mentas di Piala Dunia 2018 Rusia. Kendati mayoritas skuat yang dibawa adalah pemain muda, mantan dokter gigi itu tetap serius menyongsong partai persahabatan ini.

“Ini bagi kami sebagai sebuah persiapan. Jadi kami harap dapat menjadi pertandingan lain yang baik dan Indonesia bisa menjadi lawan yang sulit bagi kami. Dan kami coba melakukan persiapan sebaik mungkin,” ungkap Heimir.

“Tapi dengan pengalaman lawan tim yang lebih kuat dari Islandia sebelumnya, kami rasa sudah cukup siap dengan kemampuan yang kami miliki saat ini,” katanya menambahkan.

Sebelumnya, Islandia telah menggelar uji coba lapangan SUGBK pada tengah hari bolong, Sabtu (13/1/2018). Latihan tersebut berlangsung selama satu setengah jam mulai dari 11:30 hingga 13:00 WIB.

“Kami berlatih di suhu yang panas karena jelang tengah hari. Meski begitu, kami senang berada di sini walau memiliki sedikit waktu persiapan. Sangat panas di stadion tidak ada angin. Tapi masalahnya lebih kepada rumput yang terlalu tinggi,” Heimir mengakhiri. (Muhamad Adi Yaksa)

Baca Disini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here