SHARE

Jakarta – Presiden TunisiaBeji Caid Essebsi, yang juga merupakan presiden tertua di dunia, meninggal pada Kamis (25/7). Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun menyampaikan dukacita atas wafatnya Essebsi.

“Atas nama pemerintah dan rakyat Indonesia, saya menyampaikan dukacita yang mendalam atas meninggalnya Presiden Tunisia Beji Caid Essebsi,” tulis Jokowi dalam akun Twitter-nya sebagaimana dilihat detikcom pada Jumat (26/7/2019).

Jokowi menyebut Essebsi akan dikenang karena perannya dalam memajukan demokrasi. “Presiden Essebsi akan dikenang karena perannya dalam memajukan demokrasi dan reformasi,” ujar Jokowi.

Dilansir BBC, Kamis (25/7), Essebsi, yang meninggal pada usia 92 tahun, adalah presiden tertua di dunia. Dia dirawat di rumah sakit pada hari Rabu, tetapi para pejabat tidak mengatakan Essebsi sakit apa.

Essebsi memenangi pemilu bebas pertama Tunisia pada 2014 setelah fenomena Arab Spring di seluruh wilayah negara itu. Dia juga sempat dirawat di rumah sakit bulan lalu setelah kondisi kesehatannya menurun parah.

Awal tahun ini, Essebsi mengumumkan tidak akan maju lagi dalam pemilihan, yang rencananya digelar November.

Dia mengatakan pada pertemuan Partai Nidaa Tounes yang berkuasa bahwa seseorang yang lebih muda harus mengambil alih. Dia mengatakan sudah waktunya membuka pintu bagi kaum muda.

Essebsi adalah mantan pengacara yang belajar dan berlatih di Paris. Selama karier politiknya, dia juga pernah menjabat menteri dalam negeri dan ketua parlemen.

(haf/haf)

Baca Disini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here