SHARE

Kuala Lumpur – Sejumlah politikus anggota koalisi Pakatan Harapan yang dipimpin Perdana Menteri (PM) Malaysia, Mahathir Mohamad, mengkritik penggeledahan dini hari di kediaman eks PM Najib Razak. Penggeledahan ini masih berlanjut hingga Kamis (17/5) siang waktu setempat.

Seperti dilansir media Malaysia, The Star, Kamis (17/5/2018), kritikan datang dari Wakil Presiden Partai Keadilan Rakyat (PKR) Nurul Izzah Anwar, yang juga putri Anwar Ibrahim dan dari pejabat Partai Amanah Negara (PAN) Khalid Samad. PKR dan PAN merupakan anggota koalisi pimpinan Mahathir.

Dalam komentar via Twitter, Nurul Izzah yang sebelumnya pernah digeledah pada dini hari saat era pemerintahan sebelumnya di bawah Najib, terang-terangan menyatakan tidak setuju soal waktu penggerebekan di kediaman Najib yang disebutnya dilakukan pada jam-jam yang tidak bermoral.

“Sebagai mantan korban penggerebekan polisi pada dini hari, saya harus menekankan ketidaksetujuan saya dalam menggeledah rumah siapapun pada jam-jam tidak bermoral,” ucap Nurul Izzah dalam komentarnya.

“Dakwa, selidiki, dengan kebijaksanaan. Prinsip keadilan dan kearifan harus diberlakukan,” imbuhnya, sambil me-mention akun Twitter milik Polisi Diraja Malaysia.

Direktur Komunikasi PAN, Khalid Samad, setuju sepenuhnya dengan komentar Nurul Izzah itu. Disebutkan Khalid bahwa meskipun ada kebutuhan untuk menyelidiki, tidak perlu mempermalukan atau melanggar hak-hak mereka seperti itu.

“Setelah menyelesaikan penyelidikan, dakwalah. Tidak ada alasan untuk menyelidiki hingga pukul 04.00 waktu setempat. Saya pernah dibawa pukul 02.30 waktu setempat,” ucap Khalid mereply kicauan Nurul Izzah.

Kepolisian Malaysia diyakini masih melakukan penggeledahan di kediaman Najib di Taman Duta, Malaysia hingga Kamis (17/5) siang waktu setempat, sejak Rabu (16/5) malam. Direktur Departemen Investigasi Kejahatan Komersial Kepolisian Malaysia, Komisioner Amar Singh, membenarkan kepada kantor berita Bernama bahwa penggeledahan masih berlanjut, namun menolak untuk menjelaskan lebih lanjut.

Penggeledahan ini dilakukan oleh tim polisi khusus yang menyelidiki skandal 1Malaysia Development Berhad (1MDB). Sejak Rabu (16/5) malam, Najib dilaporkan tetap ada di dalam rumah. Penggeledahan dimulai setelah Najib pulang dari salat tarawih.

(nvc/ita)

Baca Disini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here