SHARE

Jakarta – Perwakilan sopir angkot Tanah Abang, Abdul Rosyid alias Ocid, mengaku telah melayangkan gugatan perdata terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Namun, selain Anies, para sopir juga menggugat dua menteri.

“Yang digugat pertama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Menteri Dalam Negeri, dan Menteri Perhubungan,” kata kuasa hukum Rosyid saat dihubungi detikcom, Rabu (14/3/2018).

Mendagri Tjahjo Kumolo ikut digugat karena dinilai memiliki posisi sebagai atasan gubernur dalam pemerintahan. Sementara Menhub Budi Karya digugat karena terkait rute angkutan umum yang membahawahi Dinas Perhubungan. Budi Karya dianggap tidak mencermati permasalahan Tanah Abang khususnya penutupan Jalan Jatibaru.

“Kami membawa Mendagri terkait beliau secara organisasi Mendagri atasan dari gubernur. kalau (Menteri) Perhubungan terkait trayek ini kan konteksnya perhubungan harusnya dari Kemenhub mencermati perkara. Ini memang utamanya di gubernur DKI,” ujar Rahmat.

Rosyid menggugat Anies, Tjahjo, dan Budi Karya ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Selasa (13/3) kemarin. Gugatan ini dilayangkan agar Jalan Jatibaru kembali dibuka.

“Diharapkan buka Jalan Jatibaru. Meminta ke pengadilan agar gubernur DKI tidak mengulagi perbuatan yang sama,” tutur Rosyid.

Gugatan tersebut tercatat dengan nomor perkara 140/pdt.g/2018/pn.jkt.pst dan diterima oleh panitera muda perdata Eddy Wiyono.

Sebelumnya, Ocid pernah mengirimkan surat somasi ke Balai Kota. Dalam surat somasi tersebut, Ocid menilai Anies melanggar Pasal 130 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan serta Pasal 12 Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan.
(idn/jbr)

Baca Disini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here