SHARE

Jakarta – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti membangun sejumlah Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) untuk menggenjot sektor perikanan. Beberapa SKPT tersebut terletak di daerah terluar.

Pertama, SKPT Natuna yang sudah selesai dibangun dengan segala fasilitas pendukungnya. Di SKPT Natuna sudah terdapat kapal 60 unit. Selain itu, sebanyak 60 paket alat penangkapan ikan (API) juga sudah dikirim.

Di SKPT Natuna juga terdapat cold storage sebagai sarana penyimpanan hasil tangkapan ikan, dermaga 195×6 meter, drainase, trotoar dan beberapa fasiltas pendukung lainnya.

“SKPT Natuna selesai, mudah-mudahan Presiden berkenan meresmikan,” ujar Dirjen Perikanan Tangkap Sjarief Widjaja dalam jumpa pers di Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta Pusat, Kamis (11/1/2018).

Kemudian ada SKPT Sebatik yang sudah dilengkapi dengan pelelangan ikan, API, balai nelayan, bangunan ice flake, hingga cold storage. Selanjutnya, ada SKPT Merauke juga sudah apik dengan dilengkapi kios-kios, penambahan daya listrik, pelelangan ikan, ice flake machine, dan dermaga.

“Merauke ini selesai juga Alhamdulillah kapal-kapal juga sudah terbagi,” kata Sjarief.

Tidak hanya itu, ada SKPT Saumlaki yang sudah dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung, antara lain pengadaan peralatan kantor dan mebel, instalasi jaringan air, hingga kelanjutan bangunan fisik yang masih akan terus dilakukan.

Selain SKPT, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) juga membangun sejumlah Tempat Pelelangan Ikan (TPI), antara lain di Musi Banyuasin, Kampar, Mahakam di Kutai Kartanegara, Kapuas Hulu, dan Samosir. (ara/dna)

Baca Disini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here