SHARE

Manajer tim Yamaha Tech 3, Herve Poncharal mengatakan, waktu istirahat pasca menjalani balapan di MotoGP Argentina cukup bagus untuk memulihkan kondisi para pembalap. Sekarang, Johann Zarco dan Hafizh Syahrin bersiap memulai balapan berikutnya di Austin, akhir pekan ini.

“Beberapa hari istirahat yang kami miliki sejak mengakhiri balapan di Argentina cukup bagus untuk memulihkan emosi luar biasa. Sekarang kami siap untuk memulai balapan di Austin, yang merupakan trek yang indah dan juga merupakan salah satu sirkuit terberat,” ungkap Poncharal seperti dikutip dari Roadracingworld, Selasa (17/4/2018).

Poncharal menjelaskan COTA bukan trek yang mudah buat mesin Tech3. Tapi saat ini, semuanya berjalan dengan baik antara motor, pembalap, dan tim. Dia pun meyakini Zarco dan Hafizh siap memberikan pertarungan yang sengit untuk memperebutkan tempat di podium pada MotoGP Austin nanti.

“Yamaha selalu memberi kami dukungan luar biasa selama tampil di Austin, karena kami adalah bagian dari keluarga mereka. Sungguh luar biasa memiliki banyak teman dan orang yang selalu datang untuk mendukung kami dalam hal logistik dan organisasi,”ujarnya.

“Ini adalah GP di mana kami ingin memberi semua orang hasil yang luar biasa. Kami siap untuk itu, kami mencintai Austin dan Texas, orang-orang selalu sangat membantu,” katanya.

 

 

 

Peluang Syahrin

Hafizh Syahrin menatap MotoGP 2018 dengan positif (twitter Monster Yamaha Tech3)

Poncharal juga bicara soal peluang Hafizh Syahrin. Sejauh ini, dari dua seri yang sudah dilakoni, pembalap asal Malaysia itu sukses merebut poin.

“Bagi Hafizh, ini akan menjadi misi yang sulit lagi. Setelah menemukan ritme dengan motor MotoGP, dia juga memiliki begitu banyak antusiasme dan adrenalin, yang membuat saya yakin dia akan berjuang untuk posisi yang sama seperti di Argentina lagi,” katanya.

“Kami siap untuk menampilkan pertunjukan yang bagus, untuk menyenangkan penggemar MotoGP Amerika dan khususnya Yamaha USA, yang selalu menjadi mitra luar biasa,” ujar Poncharal.

Dukung Zarco

Sementara itu, Herve Poncharal selaku bos Tech 3 mencoba meyakinkan Johann Zarco untuk segera menerima pinangan tim KTM daripada menghabiskan energi mengincar kursi di tim Repsol Honda. Menurutnya, itu merupakan pilihan realistis ketimbang sesuatu yang tak pasti.

Zarco sebelumnya pernah menyatakan jika dirinya tidak takut jika pada akhirnya harus menjadi rekan setim Marc Marquez di Honda. Pernyataan itu muncul lantaran produsen asal Jepang itu belum membuat kepastian mengenai masa depan Dani Pedrosa.

Tapi Poncharal merayu Zarco agar tetap bekerja sama dengan Tech 3. Dikatakannya, tim akan berusaha menyediakan motor pabrikan sesuai dengan keinginan sang pembalap dan tahun depan mimpinya akan terwujud mengingat Tech 3 akan berkolaborasi dengan KTM.

“Pada tahun 2017, Johann adalah debutan terbaik. Yang lain masih terus belajar di sepanjang jalan, tetapi dia segera masuk lima besar dan kemudian naik podium,” kata Poncharal seperti dikutip dari Tuttomotori, Jumat (30/3/2018).

(David Permana)

Baca Disini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here