SHARE

Liputan6.com, Bogor – Dua terdakwa kasus pembunuhan Abdullah Fithri Setiawan alias Dufi, yang jenazahnya ditemukan dalam drum, dijatuhi hukuman mati oleh majelis Pengadilan Negeri Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa sore 23 April 2019. Pasangan suami istri, M Nurhadi alias Hadi dan Sari Murni Asih meneteskan air mata mendengar putusan tersebut.

Dalam amar putusan yang dibacakan ketua majelis hakim Ben Ronal Situmorang, kedua terdakwa terbukti melakukan pembunuhan berencana terhadap mantan wartawan itu.

Kedua terdakwa menghabisi nyawa dengan menusuk Dufi ke dada dua kali di kontrakan Nurhadi di Desa Bojongkulur, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor, pada Sabtu, 17 November 2018 lalu. Jasad korban kemudian dimasukkan ke dalam drum dan dibuang ke pinggir jalan di Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor.

“Terdakwa I Nurhadi dan terdakwa II Sari Murni Asih, telah terbukti bersalah melakukan perbuatan pembunuhan berencana sesuai dalam dakwaan primair dan alternatif,” kata juru bicara PN Cibinong Chandra Gautama.

Oleh majelis hakim, dua terdakwa melanggar Pasal 340 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke (1) KUHP bersama-sama atau Pasal 365 KUHP ayat (2) dan ayat (3).

Pertimbangan lain majelis hakim ialah karena keduanya merupakan aktor pembunuhan Dufi. Selain itu, pembunuhan yang dilakukan pasangan suami istri ini dianggap sadis. Setelah dibunuh kemudian mayatnya dibuang dalam drum.

“Majelis hakim lah yang memiliki pertimbangan untuk memutuskan suatu perkara,” ujar Chandra.

Baca Disini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here